Pengen Jadian Jangan Nembak

Pengen Jadian Jangan Nembak

access_time18 Oktober 2014 1352 chat_bubble_outline0 comments

Saya yakin, pertama kali Anda mengetahui konsep “nembak” adalah ketika Anda masih SMP atau SMA. Dengan kata lain, budaya menembak adalah sebuah trend di kalangan anak-anak ABG yang tidak tahu bagaimana caranya memulai sebuah hubungan romansa yang sesungguhnya. Anak-anak ABG yang tidak mengerti cara menjalin hubungan romansa dengan wanita yang disukainya. Karena itu mereka bertanya dan meminta ijin, agar mereka mendapat sebuah konfirmasi bahwa sang wanita pun menyukai mereka dan bersedia menjalin hubungan romansa yang lebih spesial.

Itu keywordnya. Meminta validasi dari sang wanita. Meminta pengakuan.

 

Bila Anda adalah seorang pria dewasa yang punya otoritas, dominan, tidak butuh validasi, yang menginginkan wanita dewasa untuk menjalin sebuah hubungan romansa yang dewasa pula, maka nembak jelas bukan cara yang tepat untuk memulai hubungan Anda dengan mulus.

Ada dua alasan utama mengapa menembak itu sebuah KESALAHAN BESAR.

  1. Ketika Anda nembak, maka Anda sedang menyerahkan seluruh kebahagiaan diri dan nasib kehidupan romansa Anda dalam tangan sang wanita. Anda berhenti menjadi pria yang mampu pegang kendali. Bila sang wanita berbaik hati, maka dia akan menerima Anda dan Anda akan bahagia. Bila tidak, maka dia akan menolak Anda dan membuat Anda menderita.Ini membuat Anda berada pada posisi yang lemah dan kurang menguntungkan. Anda menaruh kebahagiaan Anda dalam kendali tangan sang wanita. Berarti Anda yang lebih membutuhkannya. Anda berhenti jadi pria yang mampu memenuhi kebutuhan. Ini jelas bukan sebuah hubungan yang mutualisme dan seimbang.Contohnya, seperti sebuah transaksi bisnis, di mana pihak pertama menyerahkan segala keputusan transaksi pada pihak kedua. Tidak ada negosiasi, tidak ada tawar menawar harga, tidak ada hubungan yang SALING membutuhkan. Pihak kedua jelas akan mengambil keputusan yang paling menguntungkannya.
  2. Ketika Anda nembak, Anda menaruh sebuah tanggung jawab yang besar pada pundak sang wanita. Anda memaksanya untuk mengambil keputusan yang penting bagi hidupnya. Anda berhenti menjadi pemimpin. Ketika ditembak, wanita menjadi ragu dan dilema. Banyak hal yang harus dia pertimbangkan. Bila dia menerima Anda, tapi ternyata nanti hubungan tersebut tidak berjalan baik maka berarti itu adalah kesalahannya.

Dengan kata lain, Anda lepas tanggung jawab. Anda memberikan sebuah beban pada sang wanita, sebuah beban yang seharusnya menjadi tanggung jawab Anda sebagai seorang pria.

Dan jelas, tidak ada orang yang ingin disalahkan. Karena itu, wanita cenderung menolak. Itu adalah pilihan yang lebih mudah dan aman baginya! Bagi Anda yang suka menonton acara Katakan Cinta yang populer beberapa tahun yang lalu, berapa banyak pria yang ditolak? Lebih dari 90%!

Kebanyakan pria tidak mengetahui bahwa ada banyak cara lain untuk memulai dan menjalin sebuah hubungan spesial dengan wanita TANPA HARUS NEMBAK. Cara yang lebih dewasa, elegan, dan romantis. Cara yang tidak membuat wanita jadi terbeban dan bingung, tapi justru menunjukkan tanggung jawab dan kepemimpinan sebagai seorang pria sejati.

 

sukasuka - kelascinta

folder_openAssigned tags
content_copyCategorized under

About author

Post Terkait

Submit an comment

info_outline

Your data will be safe!

Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.